2 A.M. Thoughts

Aku: Aku tuh heran, ada apa sih dengan jam dua pagi? Ilana Tan suka jam dua pagi, terus ini juga ada apa-apa jam dua pagi. Kenapa, sih?

Kamu: Itu semacam ungkapan, jadi kalo ada hal yang kamu pikirkan sampai gak bisa tidur atau hal yang kamu pikirkan di tengah malam, itu disebutnya two a.m. thoughts.

Aku: Hoo … kalo aku sih, gak ada tuh pemikiran jam dua pagi gitu.

Kamu: Kenapa?

Aku: Soalnya pasti lagi tidur.

Kamu: Aku juga gak ada.

Aku: Kenapa? Tidur juga?

Kamu: Bukan. Aku mah setiap saat, gak cuma jam dua pagi.

Suster

Ayah: Kalo kita sering nonton film Inggris, pasti sadar kalo pemain-pemain Harry Potter tuh bintang film semua.

Aku: Iya bener, bahkan Daniel Radcliffe aja main di Now You See Me, kan.

Ayah: Yang sering tuh itu, siapa, profesornya yang cewek McGo …

Adik: Iya! McGonagall mainnya banyak! Di Sister Act juga dia main, kan!

Ayah: Dia juga main di Da Vinci Code.

Aku: Oh iya?

Ayah: Iya, jadi figuran gitu, suster gereja.

Adik: Dia juga jadi suster di Sister Act!

Aku: Kenapa dia kalo main jadi suster mulu?

Ibu: Main juga jadi suster ngesot!

Spoiler Moana

(bagi yang belum pernah menonton Moana dan benci spoiler, disarankan untuk tidak membaca tulisan yang meski tidak penting-penting amat, tetap saja mengandung spoiler)

Ayah baru kali itu benar-benar menonton Moana, tapi, beliau bisa menebak banyak hal dengan benar di dalamnya. Seperti …


Scene mimpi Moana dimana Motunui diterjang kegelapan …

Ayah: Loh, kok jadi gini? Ah, ini pasti mimpi, ‘kan?

Aku: … kok tau, sih.


Scene Moana memuji-muji Tamatoa …

Ayah: Habis ini pasti nyanyi, nih.

Adik: Kok bener, sih?


Scene Tamatoa berputar-putar sambil bernyanyi …

Ayah: Itu kakinya si kepiting hilang satu, ya?

Aku, Adik: Hah?

Ayah: Kan katanya sempet diapain sama si Maui.

Aku: Iya gitu?

Adik: *merhatiin bener-bener* OH IYA BENER!

Aku: Eh? Asli? Mana?

Adik: Itu, sebelah kiri.

Aku: … oh, iya. Papa merhatiin aja, ih.


Scene terakhir saat Moana dan sukunya berlayar lagi …

Ayah: Di sini pasti Maui-nya muncul lagi.

Lalu Maui muncul di layar televisi.

Aku: KOK BENER, SIH?!

Model Rambut

Kami sekeluarga sedang menyaksikan final tunggal putra Wimbledon, lalu disorotlah Pangeran William dan Kate Middleton (masih saja ya orang-orang menyebutnya Kate Middleton) yang duduk menonton di sana. Kemudian …

Aku: Ih, rambutku kayak rambut Kate Middleton!

Ibu, Adik: Idih.

Aku: Eh, beneran! Kan, baru potong!

Ayah: Rambut Papa kayak William.

Aku: … botak?

Ibu: Pingin kesebut aja ih, si Papa teh.

Siram

Ei: Gak ngerti aku mah, yang cowoknya di sini sebenernya siapa, sih?

Aku: Aku juga kesel kalo jadi kamu, Ei! Eh, nggak jadi kamu juga aku udah kesel, sih. Pingin aku bejek, ih!

Ei: Sama … pingin aku hancurin rasanya.

Aku: Siram ajalah pake cai flaming!

Ei: TOLONG LAH, AKU NGAKAK.

(cai flaming = air flaming, air rebusan di restoran ala-ala Jepang)

Masih Muda

Ayah: Ternyata Papa awet muda ya, banyak yang panggil “Adek” tadi.

Ibu: Bangga amat.

Ayah: Sayang yang panggil “Dek” ini udah pada sepuh, hehe.

Ibu: Dek.

Ayah: Jadi tetap tua, deh.