Posted in #Noctober2017, Opini, Random Thought

Esensi Kosmetik

Sebenarnya esensi dari make up, atau kosmetik, itu apa? Mengapa orang-orang berlomba-lomba mempercantik diri dengan menghias wajahnya menjadi yang “bukan” mereka?

Continue reading “Esensi Kosmetik”

Advertisements
Posted in #30DaysOfLiterature, Opini, Random Thought

Saat yang Sama

Aku tidak pernah merasakan yang namanya musim panas―musim kemarau dikeluarkan dari kalkulasi. Musim ini, sepengetahuanku, identik dengan yang namanya patah hati. Meski begitu, ada pula yang bilang musim panas identik dengan jatuh cinta karena bertepatan dengan waktu liburan, bertemu orang-orang baru.

Akhirnya aku mengambil kesimpulan seperti ini:

Continue reading “Saat yang Sama”

Posted in Kuliah, Opini, Random Thought

Pemikiran Positif

Orang bilang pemikiran positif membawa energi positif mengalir ke dalam diri kita sehingga tubuh kita pun secara otomatis akan menghadapi segala macam hal dengan positif. Ringkasnya, pemikiran positif memengaruhi kita, manusia, untuk berlaku positif.

Aku tidak pernah benar-benar peduli terhadap “isu” ini, tetapi harus kuakui, perkataan ini benar adanya.

Continue reading “Pemikiran Positif”

Posted in #JumblingJuly2017, Opini

Menyelesaikan Lima Naskah

Hobiku menulis, itu sudah jelas. Aku suka menulis apapun, mulai dari kisah fiksi romantis ala-ala yang bisa membuat orang muak—ew, sebenarnya aku tidak bisa membuat yang penuh kata cinta dan bisa membuat pembacanya mengernyitkan dahi jijik, sih—sampai kisah fiksi sederhana yang dihiasi humor receh di segala sisi. Aku juga suka menuliskan hal-hal mengenai diri sendiri, mulai dari apa yang kualami hari ini sampai apa yang kusukai. Tidak jarang pula aku menulis pengalamanku menjadi sebuah kisah fiksi yang bisa dinikmati orang banyak tanpa perlu aku mengumbar aib. Hahaha.

Nah, yang namanya menulis itu pasti jenuh. Eh, bukan maksudnya jenuh menulis sampai-sampai berhenti menulis untuk selamanya, ya, maksudku lebih kepada ada kalanya kita tidak sanggup melanjutkan sebuah tulisan sehingga memutuskan untuk berhenti sejenak dari tulisan itu. Ada yang berhenti dengan berhenti menulis, ada yang berhenti dengan menulis tulisan lain sambil menunggu mood untuk menulis tulisan yang sebelumnya kembali.

Continue reading “Menyelesaikan Lima Naskah”