Posted in #JumblingJuly2017, Opini

Menyelesaikan Lima Naskah

Hobiku menulis, itu sudah jelas. Aku suka menulis apapun, mulai dari kisah fiksi romantis ala-ala yang bisa membuat orang muak—ew, sebenarnya aku tidak bisa membuat yang penuh kata cinta dan bisa membuat pembacanya mengernyitkan dahi jijik, sih—sampai kisah fiksi sederhana yang dihiasi humor receh di segala sisi. Aku juga suka menuliskan hal-hal mengenai diri sendiri, mulai dari apa yang kualami hari ini sampai apa yang kusukai. Tidak jarang pula aku menulis pengalamanku menjadi sebuah kisah fiksi yang bisa dinikmati orang banyak tanpa perlu aku mengumbar aib. Hahaha.

Nah, yang namanya menulis itu pasti jenuh. Eh, bukan maksudnya jenuh menulis sampai-sampai berhenti menulis untuk selamanya, ya, maksudku lebih kepada ada kalanya kita tidak sanggup melanjutkan sebuah tulisan sehingga memutuskan untuk berhenti sejenak dari tulisan itu. Ada yang berhenti dengan berhenti menulis, ada yang berhenti dengan menulis tulisan lain sambil menunggu mood untuk menulis tulisan yang sebelumnya kembali.

Continue reading “Menyelesaikan Lima Naskah”

Posted in #NulisRandom2017, Opini

#NulisRandom2017 – 39: Relationship Nowadays

Akhir-akhir ini aku merasa terlalu banyak membahas mengenai masalah hubungan, tetapi kurasa bahasan ini memang perlu aku keluarkan dari otak. Semua orang berhak untuk bahagia, baik perempuan maupun laki-laki. Tidak ada yang berhak disakiti dan menyakiti. Manusia itu makhluk sosial, saling membutuhkan satu sama lain, masa mau saling menyakiti?

Sebenarnya hal yang memicuku untuk menulis mengenai hal ini; satu, karena temanku yang sudah tunangan mendadak bermasalah dengan tunangannya perihal kecemburuan; dua, karena temanku yang kini ingin serius berhubungan dengan lawan jenis mendadak bimbang akibat status calon pacarnya dua tahun terakhir; tiga, karena kamu menyuruhku menulis ini.

Continue reading “#NulisRandom2017 – 39: Relationship Nowadays”

Posted in #NulisRandom2017, Opini

#NulisRandom2017 – 37: Time Travel

“Kalau kita mau membuktikan time travel itu ada atau nggak, kita tulis di kertas ‘tolong datang ke hari ini, tanggal ini, jam segini’ sesuai sama waktu kita nulis, terus kita kubur. Logikanya, kalau time travel itu emang ada, saat kita ngubur itu pasti ada orang yang datang, ‘kan?”

Begitu katamu dulu waktu menyampaikan ide brilian itu kepadaku dengan wajah antusias—serius loh, wajahmu antusias. Entah bagaimana bisa obrolan kita yang memang biasanya random sampai pada titik pembahasan time travel, yang aku pribadi masih meragukan kebenarannya. Ingin percaya, tapi toh, belum bisa kubuktikan dengan mata kepala sendiri. Bagaimana kalau kita coba caramu yang brilian itu? Hahaha.

Continue reading “#NulisRandom2017 – 37: Time Travel”

Posted in #NulisRandom2017, Opini

#NulisRandom2017 – 35: Pernikahan

Mungkin ini bahasan yang (tumben-tumbennya) berat dan agak sensitif untuk beberapa kaum, tetapi aku tetap ingin membahasnya. Apa yang akan kubahas di sini lebih kepada pendapatku mengenai ini dan itu seputar tetek-bengek pernikahan, bukan harapanku akan pernikahanku nantinya—meski tidak langsung pendapatku adalah harapanku, sih, pokoknya begitulah maksudku.

Pembahasan mengenai topik sensitif ini dilatarbelakangi oleh post mengenai pernikahan yang kulihat di Facebook, yang mencetuskan bahwa nikah itu sederhana dan apa-apa bersama. Beberapa jam setelahnya, aku kembali menemukan post terkait pernikahan, kali ini di LINE, yang membahas tentang perempuan dengan latar belakang tidak baik tidak selamanya tidak baik. Kemudian pagi ini, aku menonton video animasi mengenai perjalanan cinta seorang laki-laki yang pada akhirnya berhasil meminang gadis idamannya. Semuanya benar-benar membuatku banyak berpikir mengenai pernikahan, yah, meski bagiku itu masih lama.

Continue reading “#NulisRandom2017 – 35: Pernikahan”

Posted in #NulisRandom2017, Opini

#NulisRandom2017 – 26: Sambutan

Biasanya shalat Id, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha, dimulai pukul setengah tujuh atau pukul tujuh pagi—kalau di sekitaran Jawa Barat dan Jawa Tengah ya, aku kurang tahu kalau di daerah lain. Biasanya pula, shalat Id itu diawali dengan penyampaian laporan keuangan. Kalau Idul Fitri, maka yang dilaporkan adalah zakat fitrah dan sedekah, kalau Idul Adha yang dilaporkan adalah jumlah hewan yang akan dikurbankan. Kurang lebih seperti itulah.

Aku ingat benar setiap aku melakukan shalat Id selama beberapa tahun ini, semua masjid berlaku sama. Penyampaian laporan keuangan, shalat, khutbah, dan selesai. Tidak ada agenda tambahan yang aneh-aneh yang tidak ada hubungannya dengan hari raya.

Continue reading “#NulisRandom2017 – 26: Sambutan”

Posted in #NulisRandom2017, Kuliah, Opini

#NulisRandom2017 – 09: Menyontek

Budaya menyontek adalah satu dari sekian juta hal yang dianggap biasa oleh kebanyakan orang, tetapi tidak pernah bisa kutoleransi.

Serius deh, apa sih, yang didapat orang dari menyontek? Nilai bagus? Benar sih, nilai bagus dari nilai orang lain yang telah berusaha keras sampai kadang harus bergadang demi menyelesaikannya.

Continue reading “#NulisRandom2017 – 09: Menyontek”