Posted in Novelty (2017), Opini

Merasa Dicintai

Apa kalian pernah merasa dicintai seseorang, atau sekumpulan orang, dengan sungguh-sungguh?

Oh, aku tidak hanya membicarakan tentang pasangan, bukan. Aku bicara juga mengenai cinta-cinta yang lain; orang tua, saudara, teman, bahkan orang tidak dikenal.

Mungkin tanpa kalian sadari, orang tua kalian yang pulang kelewat larut karena bekerja selalu membacakan dongeng sebelum tidur bahkan saat kalian sudah tidur. Mungkin mereka diam-diam mengecup dahi kalian, membisikkan selamat tidur yang jelas-jelas tidak akan kalian dengar. Mungkin mereka diam-diam menyelipkan uang koin di bawah bantal tempat kalian meletakkan gigi kalian yang tanggal, membuat kalian menyangka bahwa peri gigi itu benar adanya.

Mungkin, semua itu mereka lakukan hanya karena mereka merasa gagal menunjukkan cintanya secara langsung, tetapi tetap ingin menunjukkan cinta mereka kepada kalian.

Itulah dicintai orang dengan sungguh-sungguh.

Atau mungkin tanpa kalian sadari, saudara kalian yang menjadi pasangan bertengkar kalian setiap hari diam-diam menyelipkan surat permohonan maaf atas perkataan kasarnya di bawah pintu, tetapi kalian terlalu marah untuk sekadar peduli. Mungkin mereka diam-diam membelikan kalian sesuatu yang kalian suka, tetapi mengaku bahwa barang itu pemberian dari pacar kalian. Mungkin mereka diam-diam menangis saat kalian pergi dari rumah bersama teman atau pacar kalian dan meninggalkan mereka sendiri di rumah.

Mungkin, semua itu mereka lakukan hanya karena mereka merasa gagal menunjukkan cintanya secara langsung, tetapi tetap ingin menunjukkan cinta mereka kepada kalian.

Itulah dicintai orang dengan sungguh-sungguh.

Atau mungkin tanpa kalian sadari, teman kalian diam-diam mengirimkan setangkai bunga kepada kalian secara anonim dan berkata bahwa itu kiriman dari seseorang yang menyukai kalian. Mungkin mereka diam-diam menyiapkan kejutan ulang tahun saat kalian sedang sedih karena satu dan lain hal. Mungkin mereka diam-diam menangis mengingat cerita kalian yang menyedihkan namun pura-pura kuat saat kalian bercerita karena mereka tidak ingin menambah beban kepada hati kalian.

Mungkin, semua itu mereka lakukan hanya karena mereka merasa gagal menunjukkan cintanya secara langsung, tetapi tetap ingin menunjukkan cinta mereka kepada kalian.

Itulah dicintai orang dengan sungguh-sungguh.

Terakhir, mungkin kalian tidak tahu, tetapi ada seseorang yang tidak mengenal kalian, dan kalian tidak mengenalnya pula, tetapi diam-diam selalu menyebut kalian di dalam doanya yang meski bukan secara langsung dengan nama, namun tetap saja: kalianlah yang mereka doakan.

Itulah dicintai orang dengan sungguh-sungguh.

Cinta tidak pernah hilang dari muka bumi ini, tidak sedikit pun. Kalian boleh merasa benci, kalian boleh merasa patah hati, tetapi akan selalu ada orang yang mendukung kalian dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja karena mereka mencintai kalian.

Jadi, jangan putus asa!

 

– revabhipraya
01.12.2017 10.49

#Novelty2017

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s