Posted in Conversation

Siram

Ei: Gak ngerti aku mah, yang cowoknya di sini sebenernya siapa, sih?

Aku: Aku juga kesel kalo jadi kamu, Ei! Eh, nggak jadi kamu juga aku udah kesel, sih. Pingin aku bejek, ih!

Ei: Sama … pingin aku hancurin rasanya.

Aku: Siram ajalah pake cai flaming!

Ei: TOLONG LAH, AKU NGAKAK.

(cai flaming = air flaming, air rebusan di restoran ala-ala Jepang)

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

4 thoughts on “Siram

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s