Posted in #JumblingJuly2017

Mengobrol Denganmu

Waktu adalah hal yang misterius, sebab ia indah namun mengerikan di saat yang sama. Tanpa pandang bulu, ia terus saja menuakan makhluk, mendekatkan mereka kepada apa yang kita kenal dengan istilah kematian. Bahkan sejak detik pertama aku memulai tulisan ini hingga detik ini pun, aku sudah menua tanpa benar-benar aku sadari.

Kita mudah sekali lalai akan waktu, dan itu pun tanpa kita benar-benar sadari. Kita sering melupakan ini-itu hanya karena kita terlena akan satu kegiatan di satu waktu, namun alasannya bukan karena kesalahan waktu. Kita yang sudah tahu waktu terus berjalan meskipun sedang duduk diam seolah tidak sedang melakukan apapun adalah pihak yang sepatutnya merasa salah, namun sering menyalahkan waktu.

I mean, hei, semua orang punya dua puluh empat jam yang sama dalam sehari, mau menyalahkan waktu di bagian mananya?

Tidak berbeda seperti kebanyakan orang yang sering terlena oleh waktu, aku juga seperti itu. Banyak hal yang bisa membuatku lupa waktu, hal-hal itu biasanya adalah hal-hal berhubungan dengan hobiku. Tidak terbatas di hobi, ada juga kegiatan yang memang menyenangkan saat dilakukan dan membuatku sakit hati setiap kali melihat jam. Misalnya … seperti mengobrol dengan seseorang yang menempati posisi spesial di hati, iya, itu bisa membuatku lupa waktu.

Dan, iya, maksudku itu mengobrol denganmu.

Dua bulan (lebih) terakhir ini adalah masa dimana aku nyaris selalu lupa waktu sebab hampir setiap saat aku selalu mengobrol denganmu—online, tentu. Baik itu saat aku baru bangun tidur, sedang tidak ada kegiatan, sedang sibuk, maupun akan tidur, aku dan kamu hampir selalu mengobrol. Awal-awal memang topik yang kita bahas itu penting, seputar kuliah dan hal-hal semi-random lainnya. Semakin lama, topik yang kita bahas semakin tidak jelas—aku akui tidak jelas bukan berarti aku tidak menyukainya. Tidak jarang bahkan kita hanya saling melempar satu kata penuh makna yang menggambarkan kamu dan aku: bala. Hahaha.

Kalau boleh jujur, menghabiskan waktu dengan mengobrol bersamamu adalah satu hal yang tidak pernah kusesali. Aku sering menghabiskan waktu dengan hal-hal kurang produktif alias nirfaedah seperti tidur selama setengah hari, main game tanpa juntrungan, nonton televisi sampai tidak bisa fokus ke hal lain lagi, atau hanya duduk diam sambil memikirkan hal produktif apa yang dapat kulakukan, tetapi tidak ada yang membuatku sesenang aku saat mengobrol denganmu.

Saking menyenangkannya, menghabiskan lima belas jam sehari bersamamu pun rasanya hanya satu jam. Hehe.

 

Bandung, 7 Juli 2017 06:49 WIB

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

2 thoughts on “Mengobrol Denganmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s