Posted in #JumblingJuly2017

Menatap Radiasi

Salah satu kegiatan favoritku yang menurutku super menyenangkan adalah mengutak-atik laptop. Mengutak-atik di sini definisinya luas, bisa mengetik cerita atau sekadar curhat tidak jelas di Microsoft Word, mencari sesuatu yang bisa dihitung dengan rumus di Microsoft Excel, menyunting gambar ini-itu dengan CorelDRAW, menebalkan lining gambar yang masih menjadi wacana di Paint Tool SAI, mengakses internet sekaligus chatting lewat LINE, atau hanya sekadar diam memerhatikan desktop background yang tidak berubah karena hanya kutatap, bukan kuganti.

Random, ya?

Yah, tidak semua kegiatan itu berfaedah memang, apalagi yang terakhir. Walau begitu, aku tetap saja melakukannya. Saat aku sedang benar-benar bingung harus melakukan apa, memerhatikan desktop background selalu jadi favoritku. Itu sebabnya desktop background-ku haruslah gambar yang kusuka dan enak dipandang, sebab dia adalah pelampiasan mataku di kala bosan.

Oke, sebenarnya aku tidak pernah memerhatikan desktop background selama satu hari penuh sampai lupa ini-itu, jadi bukan itulah yang membuatku lupa waktu. Yang membuatku lupa waktu, sebenarnya, adalah beraktivitas menggunakan laptop itu sendiri. Aku bisa lupa waktu kalau sudah dihadapkan dengan laptop, apalagi kalau aku memang sedang banyak hal yang harus dilakukan.

Saat aku sedang benar-benar sibuk, aku akan membuka Opera, OpenOffice, Microsoft Word, Microsoft Excel, CorelDRAW, iTunes, Microsoft Picture Manager, File Manager, dan LINE di saat yang bersamaan. Terkadang bahkan bisa jadi lebih banyak lagi akibat Windows Live Movie Maker dan MPC jika aku sedang menyunting video atau semacamnya. Belum lagi di Opera pun tidak hanya satu-dua tab yang kubuka, bisa jadi sampai empat atau lima saat aku sedang butuh mengakses banyak hal. Meski kedengaran memusingkan, yah, aku menikmatinya, kok. Multitasking adalah salah satu keahlian yang kusenangi dan cukup membantu dalam mengatasi kebosanan. Ingin tahu kenapa?

Begini, otakku bukan tipe otak yang bisa dipaksa untuk melakukan satu hal dalam jangka waktu yang kelewat panjang. Misal, aku tidak bisa terus-menerus menyunting poster kecuali saat aku memang sedang maso dan ingin melakukannya—maso juga ada waktunya, soalnya. Jadi, sambil menunggu bosan akan poster itu hilang, aku akan mengetik cerita. Jadi tiga-empat kalimat, aku akan kembali mengurus poster. Saat aku bosan mengerjakan keduanya, aku akan melampiaskannya kepada Opera, membuka Facebook atau sekadar searching tidak jelas di Google.

Pokoknya, laptop adalah sumber kebahagiaan dan kemasoanku. Jika aku sudah asyik mengutak-atik ini-itu dengan laptop, waktuku selama satu hari bisa habis dalam sejenak. Aku sanggup menggunakan laptop dari pagi sampai hendak tidur hanya dengan istirahat shalat—saat makan aku sambil menggunakan laptop soalnya. Padahal aku tahu penggunaan laptop yang berlebihan itu bahaya, bisa menyebabkan kerusakan di berbagai organ tubuh, salah satunya mata. Tapi … kalau sudah cinta, mau bagaimana, ya?

 

Bandung, 7 Juli 2017 07:22 WIB

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

2 thoughts on “Menatap Radiasi

  1. Ih, bukan suka masoo :”)) maso juga bikin lupa waktu sih, tapi aku bukan bahas maso di siniii XDD

    Aku kan jago multitasking nya :>

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s