Posted in Kuliah, Random Thought

Gadis di Pondok Tenang

Mungkin judul tulisan ini menyiratkan kesan romantis yang membuat kalian awalnya berpikir bahwa ini adalah cerpen atau semacamnya, nyatanya tidak. Judul tulisan ini merupakan fakta, dulunya, mengenai seseorang yang … bagaimana ya, bisa dibilang sangat kusayangi. Tidak tahu kenapa, pokoknya aku senang saja setiap bersamanya. Aku bisa membicarakan apapun bersamanya dan aku tidak merasa canggung untuk membahas apapun bersamanya. Pokoknya, serba nyaman, deh.

Duh, mendeskripsikan sayang itu sulit, ya.

Jadi … perkenalkan, orang ini adalah si Gadis di Pondok Tenang. Kenapa “Gadis di Pondok Tenang”? Sederhana sih, Pondok Tenang adalah nama kostnya dulu (aku masih ingat, hehe). Kenapa “Gadis”? Tentu saja karena dia seorang perempuan.

Secara umum, aku menemukan banyak kesamaan pada dirinya dan diriku yang membuatku merasa cocok berteman dengannya. Bermula dari dunia role playing yang serba palsu karena di sana kita memerankan karakter fiksi, lalu berlanjut ke dunia tulis-menulis yang kami geluti bersama (maksudnya, aku geluti dan dia geluti, tapi kami tidak tahu bahwa kami sama-sama menggelutinya), sampai akhirnya tahap sering mengobrol dan menjadi teman akrab. Step-step yang umum, namun semuanya terasa berarti.

Perwujudan keinginan untuk bertemu kami akhirnya terkabul pada pertengahan tahun 2015 saat kami sama-sama menjadi mahasiswa baru di sebuah universitas. Pertemuan pertama itulah yang membimbing kami menuju pertemuan-pertemuan berikutnya, mulai dari pertemuan singkat untuk makan siang sampai pesta kecil-kecilan di kost tempatmu tinggal selama kurang lebih satu tahun.

Kalau diingat-ingat, sebenarnya sebelum kami bertemu secara langsung itu kami tidak begitu akrab. Kami hanya saling berbagi obrolan sebagai sesama penulis yang karyanya diterbitkan oleh penerbit yang sama, dan berhenti sampai di sana. Kami lumayan sering mengobrol karena selera bercanda kami sama (sebut saja receh), dan memang ada satu rasa nyaman yang tidak terdefinisi saat aku mengobrol dengannya.

Aku tidak ingat sejak kapan kostnya adalah tempatku “kabur” dari kenyataan tidak menyenangkan di tempatku berkuliah. Aku tidak ingat sejak kapan bercerita kepadanya adalah kewajiban buatku. Aku tidak tahu sejak kapan bercanda dengannya jadi sebegitu menyenangkan. Aku juga tidak tahu sejak kapan aku menganggapnya sebagai sahabat akrabku. Padahal kami jarang bertemu (dan bahkan sudah satu tahun kami tidak pernah bertemu!).

Pokoknya, terima kasih sudah menjadi salah satu orang yang berarti di dalam hidupku. Aku tidak percaya kata sahabat, tetapi aku berubah memercayainya setelah aku mengenal dia, si Gadis di Pondok Tenang. Semoga pertemuan yang kami harapkan bukan hanya menjadi wacana.

Tulisan ini didedikasikan untuk kamu yang juga menuliskan tulisan serupa tentangku. Terima kasih sudah mencerahkan pagi hariku yang sendu.

 

Bandung, 5 Juli 2017 13:21 WIB

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

5 thoughts on “Gadis di Pondok Tenang

  1. … sebenernya aku speechless. :”)) Akhirnya ada yang kamukamuin aku di tulisan blognya. /salahfokus

    Terima kasih juga telah menjadi seaeorang yang berarti dalam hidupku, mungkin memang inilah rencana-Nya. Ia sengaja membuatku diterima di Unpad agar kita bisa bertemu walaupun kemudian kita dipisahkan-Nya kembali.

    Aku percaya, walaupun di balik pertemuan selalu ada perpisahan, setelah perpisahan pasti ada pertemuan kembali. xD

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s