Posted in #JumblingJuly2017

Stiker Mini Ala-ala

Benda berkesan pertama bagiku, setidaknya yang menyeruak memasuki ingatanku saat aku berpikir soal “benda berkesan”, adalah stiker-stiker dengan berbagai bentuk dan warna yang diberikan guruku dulu.

Beliau bukan guru di sekolah dasarku―waktu itu aku masih kelas 2 atau 3 SD―tetapi beliau dulunya guru di TK tempatku belajar berkerudung. Sebenarnya, di TK pun bukan beliau yang mengajarku langsung, makanya aku heran mengapa Ibu bisa memilih beliau sebagai guru privatku.

Eh, akhirnya tersebut juga. Iya, beliau adalah guru privatku mulai dari mengaji, membaca, menulis huruf sambung, sampai menghitung, hampir semuanya beliau ajarkan. Alhasil banyak ilmu-ilmu tambahan yangkudapat di luar sekolah, dan aku (sering) bangga karenanya. Haha.

Metode beliau yang paling kusuka dan kurasa efektif adalah mengerjakan soal. Jadi, beliau memberikan beberapa buah soal kepadaku, kemudian membiarkanku mengerjakannya sendiri terlebih dulu. Jika aku mulai bingung, beliau akan membantu dengan memberikan petunjuk-petunjuk tertentu―dan biasanya ini berhasil. Jika aku salah, beliau akan bilang pekerjaanku salah dan menyuruhku untuk memperbaikinya sendiri. Nah, jika semua soal sudah sudah dikerjakan dengan benar …

Ini dia bagian menyenangkannya.

Beliau akan mengeluarkan selembar kertas licin entah apa namanya yang berisi puluhan stiker-stiker lucu. Aku harus memilih satu dari sekian banyak stiker itu untuk ditempelkan pada lembar soal tersebut. Selain sebagai simbol lain dari nilai 100, stiker itu juga merupakan bentu apresiasi yang diberikan beliau karena aku telah berusaha mengerjakan soal-soalnya dengan baik dan benar.

Lucunya, pemberian stiker ini efektif sekali buatku. Tidak jarang justru aku yang membeli stiker atas kemauanku sendiri, lalu menggunakannya di saat guruku itu tidak membawa stiker. Dan tidak ketinggalan, adikku pun ikut menempeli bukunya dengan stiker. Ia juga akhirnya privat bersama guru itu, hahaha.

Kalau dipikir-pikir, lucu juga aku masih bisa mengingat kejadian 12 hingga 13 tahun yang lalu. Mungkin memang stiker itu―atau malah eksistensi sang guru―sangat berbekas di hatiku.

 

Bandung, 4 Juli 2017 06:22 WIB

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

4 thoughts on “Stiker Mini Ala-ala

  1. Stiker yang ditempel di buku, semuanya masih ada! Soalnya bukunya (plus latihan soalnya) juga masih ada XDD

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s