Posted in #NulisRandom2017

#NulisRandom2017 – 21: Mood for Doing Nothing

Sesuai dengan judul tulisan random ini, hari ini aku benar-benar mood untuk tidak melakukan apapun alias tidak mood untuk melakukan apapun, sama saja. Entah apa yang mendasariku berlaku seperti itu, aku hanya merasa begitu. Rasanya malaaas sekali untuk beranjak meninggalkan ponsel hari ini.

Pagi ini aku sudah menulis daftar hal yang harus kulakukan dan kuselesaikan. Rupanya ada enam hal penting yang harus kuselesaikan hari ini juga. Yah, tidak semuanya harus selesai hari ini sih, tetapi aku menetapkan target kepada diri sendiri bahwa hari ini aku harus bisa menyelesaikan keenam-enamnya.

Nyatanya, aku hanya berhasil menyelesaikan dua dari enam pekerjaan itu.

Menyesal? Tentu. Aku bahkan baru mulai menuliskan tulisan ini saat sudah mepet tengah malam, padahal seharusnya aku bisa menulis sejak pagi. Apa daya, aku benar-benar sedang tidak ingin melakukan apapun saat ini, tetapi targetan pribadi untuk tetap menulis mendorong jari-jemariku untuk mengetik―lagi pula, untuk apa aku tidak melakukan hal yang benar-benar aku cintai?

Kembali ke masalah utama, ada empat hal di dalam daftarku yang tidak terselesaikan. Sejujurnya, aku bukannya tidak mau mengerjakan hal-hal tersebut. Asal tahu saja, kuhabiskan tiga jam waktuku di pagi hari untuk berkutat mengerjakan keenam hal itu (meski tidak semuanya, sih), tanda bahwa aku sungguh-sungguh berusaha. Nyatanya, entah mengapa, aku seolah tidak … berjiwa. Jiwaku tidak di sana, tidak menemaniku mengerjakan tugas demi tugas yang ada, dan itu sedikit membuatku frustrasi.

Itulah yang membuatku akhirnya memutuskan untuk berhenti mengerjakan keenam tugas itu. Oke, aku tahu aku salah, tetapi memaksakan diri sendiri demi mengerjakan sesuatu yang bahkan tidak kucintai juga sama salahnya. Mungkin aku hanya sedang lelah, atau mungkin aku hanya sedang ingin lari dari semua kenyataan yang menerpa. Aku tidak tahu mana yang benar, tetapi setidaknya aku tahu bahwa … hari ini, aku tidak bersikap profesional.

Ya, aku salah, tetapi aku akan membela diri sedikit dengan berkata salah adalah kodratnya manusia. Iya, tidak?

 

Bandung, 21 Juni 2017 23:57 WIB

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s