Posted in #NulisRandom2017

#NulisRandom2017 – 03: Salah

Di saat aku berpikir bahwa aku sudah tahu tentang segala macam hal, rupanya aku salah besar.

Aku sering merasa jenius, merendahkan orang lain, merasa tinggi di saat orang lain berada dalam posisi terendahnya, padahal kenyataan berkata lain. Sama sekali lain.

Sore ini aku disadarkan oleh sesuatu―atau seseorang―yang dengan terang-terangan menyodorkan barisan kalimat. Lucu, ya? Hanya barisan kalimat, benar? Akan tetapi, aku tidak dapat memahami kalimat-kalimat itu.

Tidak hanya itu, aku juga disadarkan olehmu. Kamu, dengan inteligensi otakmu yang tinggi namun tidak pernah kamu akui, kerap membantah semua omonganku dengan alasan yang jauh lebih logis. Terkadang menyebalkan, memang. Siapa yang tidak sebal saat perkataannya dibantah?

Tapi, apa kamu tahu?

Bantahan-bantahan logis nan menyebalkan darimu, semuanya, tidak ada yang tidak membuatku terpana. Bukan, bukan kepadamu, melainkan kepada semua hal yang telah kamu lalui selama belasan tahun hidup ini. “Kenapa kamu selalu punya argumen atas semua hal?” pikirku begitu.

Kamu … aneh, tapi nyata.

Tapi, yah, aku tidak menyesal bertemu denganmu. Mungkin kamu yang menyesal bertemu orang sebebal aku?

Hmm, kita tidak pernah tahu.

Bandung, 3 Juni 2017 16:47 WIB.

Advertisements

Author:

Pecinta dunia tulis-menulis dan hitung-hitungan. Mahasiswi S1 Statistika di sebuah universitas di Jatinangor. Berdomisili di Bandung, tepatnya di bawah naungan sebuah rumah satu tingkat dengan sebuah keluarga kecil yang terdiri dari empat orang anggota bonus tiga belas ekor kucing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s